Sempat Tak Punya Biaya, Mahasiswa Ini Berprestasi dan Lulus Cepat

JAKARTA – Impian Hasna Nur Syahidah untuk kuliah sempat pupus ketika tahu bahwa orangtuanya tak punya biaya. Saat itu, sang ayah, Sofyan Tsauri yang bekerja di sebuah yayasan pendidikan di Tasikmalaya tak sanggup jika harus menyekolahkan Hasna sampai ke tingkat perguruan tinggi.

“Sebenarnya saya inginnya kuliah, tapi bagaimana ya orangtua tidak ada biaya. Ya sudah saya melamar kerja. Akhirnya saya dikasih tahu sama guru kalau ada Bidikmisi untuk yang tidak mampu. Lalu kata orangtua, dicoba dulu. Dan Alhamdulillah dapat pengumuman lulus,” kenangnya.

Lulusan SMK Bina Putera Nusantara itu diterima di Program Studi Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad) lewat jalur eleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Nasional (SNMPTN) 2013. Tak mau melewatkan kesempatan berharga, Hasna belajar dengan giat untuk mengejar ilmu yang bermanfaat.

“Jujur, selama kuliah ini saya tidak mengejar nilai. Yang saya lakukan adalah semaksimal mungkin belajar dan yang saya kejar adalah ilmunya,” tuturnya sebagaimana disitat dari laman Unpad, Kamis (16/2/2017).

Selama kuliah, gadis kelahiran 20 Oktober 1995 ini sering menjadi asisten ketika dosennya mengajar. Menurut dia, mengajar membuatnya lebih memahami materi. Bahkan, beberapa kompetisi juga pernah ia ikuti, termasuk mempresentasikan penelitiannya di International Conference Computational for Science and Technology, Malaysia pada 2016.

“Saya ingin coba meningkatkan kapasitas diri. Kalau coba ke luar negeri kan pasti mendapatkan pengalaman baru, bertemu orang-orang baru, tempat baru,” sebutnya.

Berkat ketekunannya, Hasna baru-baru ini berhasil lulus memuaskan dengan IPK 3,76. Prestasi tersebut semakin lengkap lantaran dia mampu lulus cepat dari mahasiswa lainnya, yakni 3,5 tahun masa studi. Kini, mahasiswa asal Tasikmalaya itu melanjutkan studinya di Program Profesi Apoteker Unpad.

“Uang Bidikmisi kan uang rakyat, berarti saya harus mengabdi untuk masyarakat. Jangan sampai manfaatnya hanya untuk diri sendiri. Tetapi juga harus buat orang banyak juga, minimal ya di sekitar kita,” tukasnya.

(sus)

http://bit.ly/2laSR0a




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *