Kuliah Sambil Bisnis Online, Cerita Sukses Dina dan Doni

Jakarta, — Siapa yang tak mau menjadi mahasiswa yang mandiri? Bayar uang kuliah, biaya sewa kost, keperluan pribadi, tagihan listrik, sampai membeli sebuah mobil pun jadi. Usaha memang tak akan membohongi hasil. Omset puluhan juta sudah menjadi hal yang biasa untuk mereka para mahasiswa yang memiliki jiwa wirausaha tinggi.

Dina Nandika adalah salah satu mahasiswa Unpad yang berhasil dalam menjalankan bisnis online-nya. Ia sudah memulai bisnis tersebut sejak berada di tingkat pertama kuliahnya di Fakultas Ilmu Komunikasi. Dengan tekad bulat dan modal awal yang tak seberapa untuk menjual tas-tas wanita, kini ia mampu memenuhi segala kebutuhannya. Termasuk biaya kuliah, biaya sehari-hari, sampai biaya untuk membeli sebuah kendaraan roda empat.

“Awalnya aku cuma bermodal 200 ribu, sekarang omset aku sehari bisa mencapai 14 juta. Kalau dihitung per bulan, bulan ini udah sampai di angka 120 juta” tuturnya dengan ekspresi malu-malu.

Pemanfaatan teknologi dengan berjualan lewat media online ini diakui Dina memang sangat menguntungkan. Dibandingkan dengan membuka gerai, strategi berjualan seperti ini dianggap jauh lebih hemat. Sebuah gadget dan koneksi internet sudah cukup untuk menjajakan barang yang ia jual.

Tak hanya Dina, mahasiswa lainnya yang mampu merasakan keberhasilan berkat berjualan lewat media online adalah Doni Mulyana. Doni merupakan mahasiswa Fakultas Peternakan Unpad. Sejak semester keempat, ia sudah mampu membayar biaya kuliahnya sendiri. Ia menjual berbagai merchandise seperti kaos, jaket, dan sweater dengan desain dan brand yang ditargetkan untuk mahasiwa Unpad.

Omset yang diraihnya pun tak tanggung-tangung. Menurutnya dalam sebuah acara ia mampu mendapat omset hingga 20 juta per bulan sedangkan jika berdasarkan pesanan biasa, setiap bulannya ia mampu mengantongi setidaknya 3 juta. Doni mengaku sudah mampu membayar segala kebutuhannya selama kuliah sampai ia berhasil lulus pada bulan Januari lalu. “Alhamdulillah dari uang kuliah semester 4 sampe lulus, keperluan pribadi, biaya kost, dan lain-lain ditanggung sendiri,” katanya.

Dukungan Teman
Kesuksesan bisnis yang diraih tak lain dan tak bukan berasal dari dukungan teman-teman di bangku kuliah. Mulai dari sekedar ucapan semangat, bantuan promosi, hingga turut menjadi pelanggan setia, semuanya diterima oleh para pelaku bisnis online ini. “Temen-temen nyuruh untuk bikin Instagram, mereka juga sering kasih saran untuk bikin tas model baru. Mereka juga selalu ngingetin kalau ada tren terbaru supaya aku selalu ngikutin trend” ujar Dina.

Salah satu pelanggan yang juga merupakan kerabat Dina yaitu Wia Yunia, menuturkan bahwa alasannya selalu memberi barang yang dijual oleh temannya tersebut adalah karena harganya yang terjangkau. “Barangnya murah-murah disbanding online shop lain, pilihannya juga banyak, dan kualitas produknya juga bagus. Sesuai deh sama harga. Terus karena produk temen, jadi suka dapet potongan harga dan bisa minta custom” tutur Wia. Sama halnya dengan dukungan yang diterima Doni dari teman-temannya semasa kuliah. “Mereka ngedukung selalu ikut promosiin saya” ujar Doni.

Terus Berkembang
Dengan pencapaian yang telah diraih, bukan berarti langsung berpuas diri. Doni menargetkan untuk segera membuat brand di kampus UIN dan UPI. Ia sedang dalam prosesn untuk mencapai target barunya tersebut. Ia juga ingin memiliki sebuah peternakan. Berkecimpung di dunia bisnis tak lantas membuatnya lupa akan ilmu yang telah diraihnya di bangku kuliah. Hingga kini ia sudah menggunakan uang tabugannnya untuk membuka konveksi di rumahnya sendiri.

Lain Doni lain juga Dina. Dina menargetkan bisnisnya tak hanya berhenti sampai menjual tas saja. Ia berencana menambahkan baju sebagai barang yang akan dijualnya. “Barang-barang khusus cewek” katanya. Bisnis ini juga akan terus ia jalani sampai nanti ia lulus dari bangku kuliah.

Hilangkan gengsi
“Kalau mau bisnis, yang harus dihilangkan itu adalah gengsi. Jangan takut gagal ataupun rugi, hal itu wajar dalam dunia bisnis. Hal seperti itu jadi pelajaran aja untuk ke depannya. Bisnis mah kayak bola salju, nanti juga berjalan membesar mau untung sedikit juga jalanin aja fokus. Terakhir jangan lupa sedekah, banyak keajaiban dari infaq dan sedekah” kiranya begitulah tutur Doni saat ditanya mengenai pesan bagi mahasiswa yang sedang merintis usaha.

Menjalani bisnis sambil kuliah memang gampang-gampang susah. Disamping mengerjakan tugas-tugas akademik bisnis tetap harus jalan. Saat bisnis terasa sedang sepi, kita dituntut untuk tidak mudah menyerah. Rintangan menuju kesuksesan memang tak sedikit. Namun segalanya harus dihadapi sampai nantinya berbuah manis. (ded/ded)

http://bit.ly/2oRqCqV




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *