Ketua DPN Gemasaba : Jangan Serahkan Jakarta kepada Pemimpin yang Dhalim

Kembali aktifnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi gubenur Daearh Khusus Ibukota Jakarta banyak menuai sorotan dan kritik dari publik, tak terkecuali dari kalangan mahasiswa seperti, Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa, Heru Widodo menolak keras kembali aktifnya sodara Ahok memimpin Jakarta, untuk menghindari penyalahgunaan jabatan. “Program-program yang dilakukan oleh Gubenur Ahok saat ini kembali aktif rawan untuk dimanfaatkan sebagai kampanye meskipun saat ini tengah berlangsung masa tenang” ujar disela kesibukannya, 14/02/17, Jakarta.

Untuk menghindari kegaduhan dimasa, menurut Heru. Sebaiknya ahok diberhentikan “Ahok sudah tak pantas lagi menjadi pemimpin Jakarta, karena ia sudah dhalim, dan jangan serahkan jakarta kepada pemimpin yang dhalim” ujarnya.

Tak hanya sampai disitu, Heru kembali menuturkan, sodara Ahok saat ini tak cukup diberhentikan menjadi gubenur DKI saja, namun ahok sudah layak untuk dipenjarakan. “pasalnya sudah banyak hukum yang ia langgar, namun semua diluar nalar pemikiran kita, memang ahok mahluk kebal hukum dan manusia setengah dewa, hingga pemerintah kesusahan untuk menghukumnya” jelasnya.

Penyebab kegaduhan takhanya pelecehan ulama dan penistaan terhadap agama namun masih banyak lagi kasus hukum ahok yang masih menuai polemik, seperti Sumber waras, dan reklamasi.

“Saat ini pemerintah mengeluarkan taringnya untuk menakuti rakyatnya, hanya sekedar untuk mengakomodir segelintir kepentingan kelompoknya” jelasnya.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *