Geoposisi Silang Indonesia Dalam Perspektif Geopolitik

Oleh : Andi Setyo Wibowo

Kita tidak mengenali kekuatan dan kedasyatan kita yang sesungguhnya. Bahkan letak indonesia diantara dua samudra dan dua benua tidak kita sadari nilai strategisnya secara geopolitik.

Menurut Dr. Dirgo D Purbo pakar perminyakan 50 % yang melintas diperairan Indonesia adalah tanker-tanker minyak dunia. Data dari Limhanas RI hampir 50 % perdagangan laut komersial dunia dilakukan melalui perairan Indonesia dan perairan regional kawasan ini. Hampir dipastikan bahwa dalam pandangan negara-negara lain sebagai pengguna jalur stategis ini mempunyai arti sangat vital dan staregis bagi perdagangan Internasional mereka.

Dengan begitu secara geostrategi kedasyatan geoposisi silang yang jarang dimiliki negara manapun ini meniscayakan indonesia berdaya tawar tinggi dipanggung (Politik) global. Seharusnya Indonesia mampu merajut hubungan dengan berbagai negara di antara dua benua dan samudra.

Hanya saja ya itu tadi, karena kita tidak mengenali nilai strategis wilayah-wilayah kita secara geopolitik bahkan kita tidak mampu mengenali apalagi memprediksi potensi-potensi ancaman yang kiranya akan kita hadapi kini atau kelak.

Dalam perspektif kolonialisme global dapat saya simpulkan bahwa takdir geopolitik yang begitu mengiurkan potensi (ekonomi, demografi, dan geoposisi silang) niscaya akan menempatkan Indonesia pada posisi : Sebagai pemasok bahan mentah bagi negara industri maju, Sebagai pasar bagi barang-barang jadi yang dihasilkan oleh negara-negara maju dan Sebagai pasar guna memutar ulang kelebihan kapital yang diakumulasi oleh negara-negara Industri maju tersebut.

Nampaknya ini yang tengah berlangsung secara masif, sistematis, dan terencana ditanah air. Sialnya potensi ancaman yang lahir dari nilai strategis yang melekat dalam wilayah NKRI secara geopolitik sama sekali tidak kita ketahui.

Bukannya menjadikan dan memanfaatkan strategis negeri kita secara geopolitik, negeri kita justru menjadi sasaran proxy war berbagai kepentingan negara adikuasa dibidang ekonomi, untuk merebut penguasaan kekayaan alam indonesia seperti yang digambarkan diatas.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *