GEMASABA Minta Pemerintah Tegas Terhadap Aliran Sesat Gafatar

Jakarta, 12 Januari 2016. Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (GEMASABA) Heru Widodo meminta kepada pemerintah untuk menindak tegas aliran sesat Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar). Heru menilai aliran Gafatar sudah melenceng dari ajaran agama dan melenceng dari ideologi bangsa.

“Gafatar tidak sesuai dengan ajaran agama, terutama Islam, yang paling serius adalah Gafatar tidak sesuai dengan Ideologi bangsa. Kita sudah final dengan Ideologi kebangsaan kita Pancasila. Jadi tidak ada alasan lain bagi pemerintah untuk mentoleransi aliran Gafatar” terang Heru di Senayan.

Heru menilai aliran Gafatar juga sudah meresahkan masyarakat, laporan-laporan mengenai orang hilang yang diduga bergabung dengan aliran Gafatar hingga saat ini belum dilakukan pengusutan.
“Aparat kemana, pemerintah kemana? Gerakan Gafatar sudah sangat meresahkan masyarakat, pemerintah terlalu lambat menangani ini. Harusnya tak perlu nunggu ada kasus seperti ini, begitu ada gejala langsung ditindak” tegas Heru.

Aliran sesat yang mengancam ideologi bangsa adalah seperti penyakit kanker, jika tidak segera dilakukan pencegahan maka akan berakibat fatal terhadap keutuhan bangsa. Pengalaman pahit masa lalu harusnya menjadi pelajaran berharga bagi pemerintah dan lebih serius dalam menangani kasus-kasus serupa.

Sebelumnya, Ahmad Kevin (16) pelajar kelas 1 SMA, warga Sleman dilaporkan hilang oleh Ibu korban Olivia Sandra Yunita (39) ke Kepolisian karena terindikasi ikut aliran Gafatar.

“Saya yakin 100 persen anak saya ikut organisasi Gafatar”. terang Olivia kepada wartawan




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *