GEMASABA: Indonesia Darurat Kesenjangan Sosial dan Ekonomi

Jakarta- Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa bekerja sama dengan Dewan Mahasiswa Fakultas Ushuluddin UIN Syafif Hidayatullah Jakarta mengelar Dialog Publik dengan tema Indonesia Darurat Kesenjangan Sosial dan ekonomi, kamis 23/3/2017.
Heru widodo ketua Umum Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa mengatakan bahwa saat ini kesenjangan sosial ekonomi semakin tinggi, ketimpangan kesejahteraan semakin terlihat jelas. Menurutnya salah satu penyebab kesenjangan ekonomi dan sosial ini adalah angka pengangguran yang semakin tinggi.
“ Kesenjangan sosial ekonomi ini dipicu karena laju pertumbuhan ekonomi yang rendah dan semakin tingginya angka pengangguran,” ungkap heru.
Lebih lanjut heru juga mengungkap masih banyak kasus kasus di berbagai daerah yang sangat rentan kesenjangan ekonominya.
“Dalam berbagai kasus daerah, misalnya NTB, Maluku, dan jawa barat, masih banyak bayi yang kurang gizi. Karena faktor ekonomi orang tua mereka tak mampu memenuhi kebutuhan gizi anak,” ujar heru.
“Ini sangat ironis, indonesia sebagai bangsa yang terlahir kaya raya tetapi masih banyak rakyatnya yang sengsara, lanjut heru.
Heru juga menghimbau agar pemerintah lebih fokus pada pembangunan insfrastruktur-infrastruktur, karena menurutnya saat ini pembangunan infrastruktur masih sangat lemah.
“ Program pemerintah yang fokus pada pembangunan infrastruktur saat ini tidak menunjukkan efek yang baik dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi bahkan terkesan hanya penciteraan belaka,” tegas heru
Heru mengharapkan agar mahasiswa lebih peka atas kondisi bangsa saat ini, karena mahasiswa merupakan agen perubahan.
“Jangan lupa di pundak kita ada tanggung jawab besar terhadap rakyat. Rakyat bertumpu harap kepada kita sebagai wakil yang terdidik, ujar heru.
“Melalui forum ini, saya sebagai ketua umum Gemasaba mengajak seluruh mahasiswa untuk bergabung bersama. Mari sama-sama kita dukung pemerintah ini untuk melakukan perbaikan tetapi kita juga harus kritis dan tegas terhadap kebijakan-kebijakan yang tidak memihak kepada rakyat, pungkas heru.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *