Cak Imin: Fraksi PKB di DPR Harus Kritis Soal Pengalihan Subsidi BBM

Meski bagian dari koalisi partai pendukung pemerintah, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memerintahkan anggotanya di DPR RI tetap kritis kepada pemerintah.

Demikian dikatakan Ketua Umum DPP PKB, Muhaimin Iskandar, kepada wartawan di ruang Fraksi PKB, Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/11), ketika membuka diskusi publik bertema Urgensi Perubahan UU MD3. Sebelumnya, Muhaimin Iskandar menggelar rapat tertutup dengan seluruh anggota Fraksi PKB.

“Tadi saya katakan kepada seluruh anggota fraksi bahwa PKB adalah bagian pemerintah. Menopang dan mendukung percepatan dan keberhasilan dari program yang dilaksanakan pemerintah,” kata politisi yang akrab disapa Cak Imin ini,

Namun jika dikaitkan dengan fungsi PKB di parlemen, pihaknya menggarisbawahi bahwa tetap ada ruang bagi anggota fraksinya tetap kritis dalam mengawal kebijakan pemerintah.

“Parlemen kan tempat kita menyampaikan aspirasi . Jadi tetap harus kritis,” kata Cak Imin.

Yang terutama dalam menyikap pencabutan subsidi harga bahan bakar minyak (BBM). Menurut dia, penggunaan anggaran untuk kompensasi kebijakan itu harus diawasi, apakah benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.

“Jangan biarkan salah sasaran lagi,” ujarnya.

Cak Imin juga mengingatkan anggota Fraksi PKB untuk bekerja serius setelah perubahan UU MD3 terealisasi. Dengan perubahan itu, pihaknya berharap agar DPR kembali adil, akuntabel dan setara. Namun sebelum hal itu bisa diwujudkan, dia meminta Ida Fauziah tetap sebagai Ketua DPR sementara. [ald]

rmol.co/news.php?id=180264

Reviews

  • 7
  • 7
  • 6
  • 7
  • 7
  • 6.8

    Score




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *